Wednesday, August 12, 2015

Izinkan aku, Tuhan..

Tuhaan..
Izinkan aku untuk terus menulis
Izinkan aku untuk merajut benang-benang kata
Izinkan aku untuk melukiskan rasa

Tuhan..
Biarkan aku terus menggenggam pena
Akan kupakai ia sebagai senjataku
Akan kujadikan ia sebagai jarumku
Ku gunakan sebagai kuasku

Tuhan..
Bolehkan jemariku untuk menari-nari..
Di atas papan penuh tombol berlambang aksara ini..
Bolehkan pikiranku berdansa..
Menyatu dalam alunan kata..

Izinkan.. biarkan.. bolehkan..

Kan kubuat pakaian dari kain yang terajut itu
Kan kubuat lukisan dari kanvas yang diberi cat itu

Izinkan aku,
Biarkan aku,
Bolehkan aku,

Hingga akhir waktu,
Agar mereka tahu,
Inilah suara hatiku..


~ Cilebut, 12 Agustus 2015 ~

No comments:

Post a Comment