“Nikmati saja setiap episodenya.”
Pernah denger kalimat ini? Atau justeru ini yang pertama
kalinya?
Entah kenapa gue seneng banget sama kaimat ini dan terus gue
ulang-ulang, entah itu di dalam hati atau gue jadiin status di medsos, bio gue
dan sebagainya itu. Gue agak lupa 5W+1H nya gue ngedapetin kalimat ini pertama
kalinya. Kalau gue bener, kalimat ini adalah hasil rangkaian gue sendiri (tapi
gue agak ragu buat mengklaimnya, haha, khawatir ternyata ada yang lebih dulu
mematenkan ini kalimat *halah -_-) terinspirasi dari berbagai tokoh dan
tulisan-tulisan. Eem.. tapi mungkin yang ngasih inspirasi terbesar atas kalimat
ini sih dari Tere Liye dan tulisan-tulisan beliau, secara gue kan bisa dibilang
termasuk penggemarnya hehee.
Oke, terlepas dari siapa yang pertama kali menciptakannya
(gue berharap belum paten, jadi bisa gue patenin xixixixiii :D), gue sih disini
cuma mau sekedar berbagi sudut pandang aja soal ini kalimat dan maknanya. Gue
kan seneng banget sama ini kalimat, so
gue akan mencoba untuk menguraikan kenapa gue bisa sesuka itu, ahay!
“Nikmati saja setiap episodenya”
Mungkin ngga sih, saat sekilas membaca kalimat ini lo
justeru mengira kalau yang dimaksud “episode” disini tuh episode dalam drama,
sinema, sinetron, film, serial atau apalah, atau mungkin cerpen dan novel? –‘
Mungkin aja siih.. awalnya gue juga agak bingung, nanti
orang-orang bisa menangkap maksud “episode” disini ngga yaa kalau kalimat ini
gue publish, hahahaa, makanya, pernah
juga gue mem-publish-nya dengan
tambahan satu kata (supaya ngga salah kaprah atau ambigu atau ngebingungin
gituu), jadinya, “Nikmati saja setiap
episode-nya, prosesnya.” atau bisa juga begini, “Nikmati saja setiap episode kehidupan ini.” naah, kalau yang
terakhir ini mungkin lebih jelas kali yaa, meski (lagi-lagi) belum pasti juga apa
orang lain bisa ngerti, wkwk :v
Emang maknanya apa
sih?
Kalau buat gue pribadi sih yaa, ada macem-macem. Kalimat ini
bisa sebagai motto, prinsip, motivasi, yang menganjurkan kita untuk selalu
menikmati setiap hidup ini, tentu dengan cara yang sebaik-baiknya. Kalimat ini
menganjurkan agar kita selalu sabar atas proses kehidupan ini, agar kita bisa qanaah, agar bisa bersyukur jugaa, bisa
juga maknanya sama dengan wise words
yang satu ini, “Everything is gonna be
alright” begitulah lebih kurangnya.
Tahu ngga sih.. dengan adanya kalimat yang termasuk favorite gue ini (kenapa favorite, karena belum ada klaim resmi
dari siapa-siapanya ituu hahaa) dan sering gue ulang-ulang, entah kenapa gue
merasa seperti mendapat energi yang positif. Yaa, gue emang tipe-tipe yang
bener-bener bisa hidup, bisa berdiri, maju dan berjuang kalau ada banyak wise words di sekitar gue gitu.. meski
harusnya sih tanpa kata-kata bijak semisal itu, kita tetep kudu bisa bangkit
jugaa.. tapi rasanyaa.. tenang aja gituu kalau mendengar atau membaca kalimat
semisal itu, apalagi kalau kalimat-kalimatnya turun langsung dari Yang Maha
Menenangkan J
duuh.. melting banget deh ah! Iya
ngga sih? Di Al Qur’an itu kan banyak banget wise words-nya tuh, yang turun langsung dari Allah dan merupakan janjiNya
yang amat pasti dan menenangkan.. wuidiiih cadas kaan!
Oke, kembali ke kalimat yang satu di atas itu. Iya, gue merasa
mendapat energi lebih dan semangat baru setiap kali gue membaca, mendengar,
mengucapkan, mengulang-ulang, merasakan, memahami dan mencoba menerapkan si
kalimat ini. Setiap kali gue merasa lelah dengan apa yang tengah gue jalani
atau bahkan yang pernah dan bakal gue jalani, setiap kali gue merasa khawatir,
was-was bahkan takut, setiap kali gue merasa lemah, sedih. Dan saat gue kembali
mengulang kalimat itu, merasakan atmosfernya, gue pejamkan mata, dan seperti
ada hembusan angin segar di sekitar gue dengan bisikan halus nan menenangkan,
“Kenti Lestari, atas segala yang kau rasakan ini, atas segala lelah dan penatmu ini, atas segala usaha dan do’a yang kau kerahkan ini, atas segala cucuran keringat dan air mata ini. Nikmatilah. Jalankanlah dengan sebaik-baik proses. Terima dan bersyukurlah. Atas segala rasa tak nyaman dan perihmu itu, atas segala kekhawatiranmu itu, nikmatilah. Ini adalah proses, ini adalah ujian, langkah menuju anak tangga teratas. Dan Tuhanmu tidak akan memberikan satu ujianpun pada hambaNya, di luar batas kemampuan hambaNya. Jalanilah! Jalani saja, nikmatilah! Sesungguhnya dibalik kesulitan akan ada kemudahan. Sesungguhnya setiap luka akan terobati. Dan bukankah memang diharuskan untuk berakit dahulu sebelum berenang? Sungguh, janji Allah itu pasti. Nikmatilah setiap prosesnya dengan baik, sikapi dengan sikap terbaik. Kelak kau akan tersenyum haru dan puas setelah kau tahu apa yang Ia maksud. Nikmatilah, dan semua akan baik-baik saja..”
So, atas hidup dan semua permasalahannya, enjoy-in aja sih :D maaf kalau tulisan
gue gaje hehee..
#latepost
No comments:
Post a Comment