05 September 2016,
Persis dua puluh hari gue tinggal di kota, tepatnya di negeri yang baru ini. Salah satu negeri impian gue sejak kecil, salah satu mimpi panjang tiada akhir gue, Jepang. Seperti layaknya minyak panas dicemplungin daging masih beku, atau, kayak bara api disiram air super dingin, "Nyes!" itu yang gue rasakan saat menyadari keberadaan saat ini.
Lumayan banyak orang yang bertanya-tanya apa yang membawa gue ke tempat ini, tempat yang mungkin juga jadi harapan untuk mereka singgahi. Sejujurnya, gue risih untuk seluruh pertanyaan itu, sih. Risih kenapa jadi banyak yang tahu dan harus menjelaskan berulang-ulang secara panjang lebar, karena memang kisah gue cukup panjang untuk diceritakan, wkwkwk. Dan karena gue juga lebih suka bercerita saat beneran kepengin, termasuk sekarang melalui tulisan ini.
Iya, jadi ceritanya...
Wuah, emang panjang banget! Gue belom siap. Wkwkwkwk.
Tapi intinya keberadaan saat ini, sih, dalam rangka sekolah bahasa sekaligus kerja sambilan. Sekolah bahasa itu enggak jauh beda dengan kursus, les, dan semacamnya itulah. Hanya saja, bedanya kalau di sini, dididik oleh native speaker dan di tempat asal si bahasa itu langsung. Sekolahnya beneran kayak sekolah, masuk pagi pulang siang, setiap hari Senin sampai Jumat. Belum tahu ke depannya akan ada kegiatan apalagi selain belajar bahasa, tapi tanggal satu September lalu, sekolah gue mengadakan olahraga gitu, katanya sih spesial nyambut aki alias autumn. Seluruh kelas pagi saling beradu, hahaha. Oya, ada kelas pagi dan siang di sini, Aiwa Japanese School.
Kalau untuk kerja sambilan, alias part time gitu, atau istilah dalam bahasa Jepangnya adalah arubaito (kalau ada yang pernah nonton film La Tahzan, pemainnya Atiqah Siholan gitu, pasti tahu), gue dapat di Azhar Halal Foods Fukuoka. Penasaran? Boleh cek di Google haha. Karena memang sewaktu di Indonesia pernah satu tahun kerja jadi asisten owner-nya lalu sekarang gue diajaklah ke tempat ini untuk mengurusnya. Azhar ini toko makanan Asia gitu, sih, halal, jadi harusnya sih tahu apa yang gue kerjakan di toko, hehuehehehe.
Lalu...
Lalu gue bingung mau nulis apalagi saking banyaknya yang mau gue ceritain, wkwkwk.
Yaa, tapi semoga saja ke depannya gue terus semangat untuk menulis, begitu juga dengan teman-teman semua. Huah! Beberapa minggu enggak ngetik panjang kayak gini emang bikin gatel banget.
Yaa, pokoknya, untuk saat ini mungkin hanya dengan tulisan gue sampaikan seluruh perasaan gue *tsaah. Untuk ke depannya, dan semoga beneran bisa jadi buku seperti yang gue idam-idamkan sejak dulu, wkwk, aamiin..
Baiklah, gue mulai ngawur. Ya Allah ini tulisan apa banget yang sangat ngawur. Padahal gue mau cerita dari awal banget, astagfirullah... daripada makin ngawur, sebaiknya gue tutup dan belajar dulu dah, kayaknya shukudai mulai ngintip, wkwk.
Yap! Ini tulisan awal pekan ini, dan tulisan pertama gue di tempat ini. Haaaaa! Besok harus nulis lagi pokoknya, gue mau ceritaaaaaaa! Babay!
No comments:
Post a Comment