Ketika rindu menyapa..
Apa aku berhak atasnya?
Apa momen-momen yang dirindukan itu sama merindunya?
Apa orang-orang di dalam momen itu tersangkut pada sangkutan rindu yang sama?
Atau,
Mereka telah memiliki yang lain yang lebih asyik.
Atau,
Momen itu terlalu usang untuk dikenang.
Dan sudah ada momen baru yang lebih menarik..
Ketika rindu menyapa..
Mestikah ada jawaban atasnya?
Haruskah kusapa ulang, atau aku tinggalkan?
Hingga membuat rindu tak punya tempat untuk dikunjungi..
Tak ada ruang untuk dimasuki..
Tak ada seseorang untuk dihampiri..
Dan rindu, tetap menjadi rindu.
Dalam kesendirian, yang membuat pilu..
No comments:
Post a Comment